JAKARTA, BRITISNEWS.COM – Jimmy Kimmel dikabarkan tidak memiliki niat untuk meminta maaf terkait monolognya mengenai kematian tokoh konservatif Charlie Kirk yang memicu kontroversi hingga membuat programnya dihentikan tanpa batas waktu.
Mengutip The Hollywood Reporter pada Rabu (17/9), Kimmel sebenarnya sudah menyiapkan tanggapan publik yang rencananya disampaikan pada Rabu malam. Ia berencana menjelaskan isi monolognya pada Senin (15/9) serta bagaimana pernyataan tersebut dipandang keliru oleh sebagian pihak.
Namun, sumber media itu menegaskan bahwa sang komedian tidak akan menyampaikan permintaan maaf meski banyak pihak, terutama pendukung Republik, menuntutnya.
Sehari setelah monolognya menuai kritik, Kimmel justru tampak mengunggah foto kebersamaan dengan para pembawa acara larut malam lain di akun media sosialnya.













